Menu

Mode Gelap

Lainnya 17:02 WIB ·

Aksi Bersih dan Pengecatan Ulang Komunitas Kali Sileng di Jembatan Kali Sileng Borobudur


					Aksi Bersih dan Pengecatan Ulang Komunitas Kali Sileng di Jembatan Kali Sileng Borobudur Perbesar

BBOneNews.id,-Minggu, 22 Juli, Komunitas Kali Sileng melaksanakan aksi bersih dan pengecatan ulang jembatan Sungai Sileng, yang telah mulai terabaikan di kecamatan Borobudur, kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Aksi pengecatan dan bersih bersih kali Sileng ini dibantu oleh Lembaga Penanggulangan Bencana Desa (LPBD) desa Borobudur.1 Aksi ini bertujuan untuk peduli terhadap kebersihan dan menggalang kampanye peduli Kali Sileng, yang airnya kini sudah tercemar menjadi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah terbesar di wilayah Borobudur. Dampaknya menyebabkan kerusakan habitat sungai dan mengganggu pemandangan alam yang pada masa purba, Kali Sileng menjadi bagian penting dalam munculnya peradaban awal sebelum Candi Borobudur berdiri.

Anggota-anggota Komunitas Kali Sileng dan anggota LPBD dengan semangat penuh turut hadir dalam aksi bersih dan pengecatalan ulang jembatan Sileng. Di antara mereka terlihat bang Nano, Anwar, Libro, cici, mbah Cokro dan beberapa anggota lain dari komunitas yang turut bergabung dalam salam aksi bersih tersebut.

Dalam wawancara dengan bang Nano, salah satu inisiator aksi, ia menyampaikan, “Kami menyadari pentingnya menjaga kebersihan sungai yang merupakan aset berharga bagi keseimbangan ekosistem dan keindahan alam di sekitar kami. Melihat Sungai Sileng kini menjadi TPA sampah terbesar di wilayah Borobudur, itu adalah sebuah keprihatinan yang mendalam.”

Aksi bersih yang digelar oleh komunitas ini yang bermarkas di Kopi Mbah Cokro melibatkan sejumlah kegiatan, mulai dari pembersihan sampah di sekitar jembatan hingga upaya pengecatan ulang potensi Sungai Sileng sebagai sumber kehidupan dan bagian bersejarah dari masa lalu. Para anggota komunitas bekerja keras untuk membersihkan jembatan dan sekitarnya, serta menyosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan sungai kepada masyarakat setempat.

Cici, seorang anggota komunitas yang berpartisipasi aktif dalam kampanye ini, menyatakan, “Kami berharap aksi ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai dan menjaga lingkungan sekitar. Dengan peduli terhadap Sungai Sileng, kita juga berkontribusi dalam menjaga warisan berharga bagi masa depan generasi selanjutnya.”

Sungai Sileng, yang memiliki sejarah penting sebagai bagian awal munculnya peradaban di sekitar Candi Borobudur, kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan akibat pencemaran sampah. Oleh karena itu, upaya komunitas dalam menjalankan aksi bersih dan kampanye peduli Kali Sileng diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pemulihan dan pelestarian lingkungan yang lebih baik di wilayah ini.

Aksi bersih dan pengecatan ulang jembatan Sungai Sileng ini merupakan contoh nyata bahwa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan warisan sejarah bisa menjadi pendorong perubahan positif.
“Semoga aksi ini dapat menginspirasi komunitas lainnya untuk turut berperan serta dalam menjaga kebersihan dan keindahan alam, serta melestarikan peninggalan sejarah demi masa depan yang lebih baik.” Kata Lukman, penggerak komunitas Kali Sileng dalam penutupnya. Red

Baca juga:  Calon DPD RI Abdul Kholik Targetkan suara 4,5 juta di Jawa Tengah
Artikel ini telah dibaca 100 kali

Avatar badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sudaryono Calon Gubernur Jawa Tengah Tebar Hewan Kurban di Magelang

17 Juni 2024 - 14:05 WIB

Jangan Salah Pilih Untuk Gubernur Jawa Tengah

16 Juni 2024 - 16:57 WIB

BUDAYA POLITIK DALAM KONTESTASI PILEG PADA PEMILU 2024

14 Maret 2024 - 09:30 WIB

Diskusi Publik Komunitas NGOPI GEMILANG (Ngobrol Politik Gerakan Masyarakat Sipil Magelang) Quo Vadis DPRD Kabupaten Magelang 2024-2029

14 Maret 2024 - 08:03 WIB

Keluarga Masyarakat Nelayan Hayati Perjuangkan Nasib Nelayan

2 Februari 2024 - 08:38 WIB

Calon DPD RI Abdul Kholik Targetkan suara 4,5 juta di Jawa Tengah

31 Januari 2024 - 20:01 WIB

Trending di Lainnya