Menu

Mode Gelap

Daerah Lain 06:44 WIB ·

BEM Universitas Ipwija Gunung Putri Bogor Adakan Kajian Gema Toleransi, Hadirkan Habib Husein Bin Muhsin


					BEM Universitas Ipwija Gunung Putri Bogor Adakan Kajian Gema Toleransi, Hadirkan Habib Husein Bin Muhsin Perbesar

BBONENEWS – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw, BEM Universitas Ipwija (Institut Pengembangan Wirausaha Indonesia) bekerja sama dengan UKM Kerohanian Islam mengadakan kajian rutin tahunan dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Saw dalam Menerapkan Toleransi di Kehidupan Sehari-hari”.
Acara yang berlangsung di Aula Lt. 1 Gedung Universitas Ipwija, Jl. Letda Natsir No. 7 Desa Cikeas Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (13-10) berlangsung sukses dan hikmat.

Acara kajian itu dibuka langsung oleh Rektor Universitas Ipwija, Ir. Besar Agung Martono, M.M, D.BA. Dalam paparannya, Rektor Ipwija Besar Agung Martono menekankan agar manusia tidak sampai menjelekkan orang lain, mengkafirkan orang lain, dan tidak pernah merendahkan orang lain karena itu merupakan bagian dari akhlak Rasulullah saw, kata Rektor. Lebih jauh, Rektor Ipwija juga menyampaikan, “Jangan sampai kita sesama makhluk Allah saling membenci, saling mencaci, dan saling menjatuhkan,” katanya.

Baca juga:  Dilema Sopir Truk Pasir Merapi Pasca Dihentikannya Penambangan Pasir Merapi di Srumbung Magelang

Hadir dalam kajian tahunan itu sebagai pembicara utama Habib Husein Bin Muhsin Al Athas. Beliau berpesan dalam ceramahnya tentang pentingnya bershalawat kepada baginda Nabi Besar Muhammad saw,” katanya. “Sebelum kita meneladani Nabi Muhammad saw, maka penting kita untuk mengenal Nabi Muhammad saw,” pinta Habib Husein Bin Muhsin Al Athas.

Raka Wahyudi, selaku ketua pelaksana, mengatakan bahwa acara kajian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pentingnya toleransi mahasiswa di Universitas Ipwija yang dikenal religius. “Keharmonisan dan kedamaian dalam menjalin hubungan antar mahasiswa tentunya menjadi modal untuk menambah ilmu serta mempertebal keimanan,” kata Raka Wahyudi.

Acara kajian yang diikuti lebih dari 200 mahasiswa dan peserta umum ini kebanyakan terdiri dari elemen Ormawa (Organisasi Mahasiswa) Universitas Ipwija dan mahasiswa pemegang KIP-K (Kartu Indonesia Pintar-Kuliah) Universitas Ipwija. Hadir dalam kegiatan tersebut, disamping Rektor Ipwija Ir. Besar Agung Martono, M.M DBA, juga wakil Rektor bidang akademik dan kemahasiswaan Prof. Dr. Suyanto, S.E, S.pdi, M.M, M.ak, AK, CA.

Baca juga:  Don Muzakir didampingi Wahyu Dan Petinggi Papera Tegal Blusukan Pasar Banjaran

Adanya kajian Gema Toleransi berharap mampu menghadirkan sikap pribadi Rasulullah Muhammad saw dalam setiap tarikan nafas kita, baik dalam bertauhid, belajar, berorganisasi sehingga dapat menciptakan kehidupan yang damai. Ucapan yang lemah lembut, jujur, sopan, dan santun dalam bersikap rendah hati, peduli sesama, dan empati dengan apa yang dirasakan orang lain selalu mencerahkan dan menggembirakan itu merupakan cerminan dari kehidupan beragama Nabi kita Muhammad saw yang harus menjadi rol model kita dalam berbagai kehidupan. (Maulana Ikhsan)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

Avatar badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Program Telur Penanggulangan Stunting Daerah Istimewa Yogyakarta

8 Agustus 2023 - 19:00 WIB

Muscab MPC Bantul Terselenggara Sukses

31 Juli 2023 - 14:35 WIB

Kang Maryo, Caleg Gerindra Kabupaten Cilacap: Siap Menangkan Pemilu 2024

22 Juli 2023 - 11:17 WIB

Don Muzakir dan Anggota DPR-RI, Novita, Sosialisasi Prabowo Presiden 2024 di Pasar Tanjung, Cilacap

22 Juli 2023 - 09:30 WIB

Don Muzakir Deklarasikan Papera di Pasar Kutoarjo, Purworejo Menuju Prabowo Presiden 2024

15 Juli 2023 - 09:18 WIB

Don Muzakir Bersama Wakil Bupati Temanggung Kunjungi Pasar Legi Parakan

12 Juli 2023 - 09:55 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis