Menu

Mode Gelap

Lainnya 08:03 WIB ·

Diskusi Publik Komunitas NGOPI GEMILANG (Ngobrol Politik Gerakan Masyarakat Sipil Magelang) Quo Vadis DPRD Kabupaten Magelang 2024-2029


					Diskusi Publik Komunitas NGOPI GEMILANG (Ngobrol Politik Gerakan Masyarakat Sipil Magelang)  Quo Vadis DPRD Kabupaten Magelang 2024-2029 Perbesar


Diskusi Publik Komunitas NGOPI GEMILANG (Ngobrol Politik Gerakan Masyarakat Sipil Magelang)

Quo Vadis DPRD Kabupaten Magelang 2024-2029

Sebuah diskusi publik yang dihadiri oleh penggiat se Kabupaten Magelang berlangsung cukup seru dan menggugah semangat dari peserta yang hadir dalam diskusi itu.
Nampak hadir Adi Bowo, Ridwan, Agus MS, Muslih, Agus Wijaya, Jaya Nugroho, Habibie, Mbah Roso dan Aktivis Gerakan Perempuan Merdeka Indonesia Maju Sri Sumirat ikut hadir dalam diskusi itu beserta beberapa peserta lain, yang termasuk wajah baru.
Tidak kurang dari 20 peserta publik hadir dalam diskusi, yang diselenggarakan di Kafe Semeleh, Jalan Sawangan Blabak KM 02 Magelang-Boyolali, dan di inisiasi oleh Komunitas NGOPI GEMILANG (Ngobrol Politik Gerakan Masyarakat Sipil Magelang), Rabu (13/03/2024).
Acara diskusi publik yang bertajuk QUO VADIS LEGISLATOR KAB. MAGELANG 2024, dibarengi dengan buka puasa bersama membahas banyak hal berkaitan dengan Sistem Pemilu serta Proses Kepemiluan terlebih dalam hal Proses Pemilihan Calon Anggota Dewan yang akhirnya terpilih jadi Anggota Legislatif di DPRD Kabupaten Magelang.
Salah satunya adalah persoalan komposisi anggota dewan baru yang bakal menempati gedung DPRD Sawitan pada periode 2024-2029 yang 50 persen adalah anggota dewan baru dengan latar belakang yang bermacam macam.
“Gerakan politik sipil ini adalah wujud dari kepedulian Masyarakat Sipil atas banyaknya komposisi anggota dewan baru yang bakal duduk di kursi DPRD Kabupaten Magelang.” Kata Ridwan membuka acara diskusi terbatas itu.
Ridwan juga menyampaikan bahwa tugas kita semakin berat ketika anggota dewan jadi jika mereka tidak atau belum paham dengan apa yang terjadi di lapangan. “Jangan sampai anggota dewan didikte oleh eksekutif dalam hal kebijakan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak.” Katanya.
Maka, butuh perhatian khusus untuk menjembatani persoalan mis komunikasi yang bakal terjadi nantinya, meskipun pada akhirnya semua aktifitas dan kinerja keduanya, akan berjalan beriringan sesuai kebutuhan bersama.

“Karena, kami melihat, ada beberapa anggota dewan yang lolos duduk di kursi DPRD Kabupaten Magelang yang tersangkut masalah hukum atau masalah sosial lainnya, termasuk terindikasi masalah korupsi dan beberapa kasus yang lain” kata Muslih yang dalam diskusi itu mengaku mewakili arus bawah Masyarakat Sipil Magelang.
Muslih juga memberi penjelasan, kalau persoalan itu diungkap, juga akan mengubah komposisi anggota dewan yang saat ini lolos menjadi anggota dewan.
“Jangan sampai anggota dewan jadi yang jika terbukti bermasalah dianggap biasa biasa saja. Karena, ini berkaitan dengan anggaran APBD Kabupaten Magelang, yang sepertinya akan menjadi Bancakan bagi mereka,” katanya.
Sementara itu, dalam diskusi terbatas, Sri Sumirat juga menyampaikan kalau aspirasi perempuan harus benar benar diperhatikan.
“Kami meminta kepada calon DPRD yang lolos agar memperhatikan sektor perempuan, yang pada hari ini belum 100 persen diperhatikan keberadaannya,” katanya.
“Masih banyak aspirasi perempuan yang disepelekan,” katanya.
Berikut beberapa nama 10 besar dari 50 anggota dewan yang lolos di DPRD Kabupaten Magelang.
10 (sepuluh) Besar suara terbanyak DPRD Kab. Magelang:

Baca juga:  Kadet 1947, Merekam Semangat Muda dalam Perjuangan

1. Grenseng Pamuji (PDIP) Dapil 4 : 25.507 Suara
2. Muhamad Fahrudin (PKB) Dapil 6 : 14.975
3. Muh Heri Siswanto, S.IP (PDIP) Dapil 5 : 12.934
4. Prihadi (Gerinda) Dapil 4 : 11.352
5. Cipto (PPP) Dapil 2 : 11.319 Suara
6. Budiyono (PKB) Dapil 4 : 10.892 Suara
7. H. Islakhudin (PKB) Dapil 4 : 10.769 Suara
8. Sakir, S.Sos (PDIP) Dapil 2 : 10.701 Suara
9. Sukur Akhadi (PKB) Dapil 6 : 10.534 Suara
10. Gunawan (PDIP) Dapil 6 : 10.229

5 (Lima) suara terendah DPRD Kabupaten Magelang:

1. Dalami Nur Sidiq (PKS) Dapil 1 : 4.647 Suara
2. Arifah Apriliani S.Pd (PKS) Dapil : 4.604 Suara
3. Muhamad Edi Susilo S.P (PKS) Dapil 3 : 4.029 Suara
4. Abdul Azis (PKS) Dapil 6 : 3.953 Suara
5. Muchamad Nasofi (PKS) Dapil 4 : 2.519 Suara.

Artikel ini telah dibaca 76 kali

Avatar badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sudaryono Calon Gubernur Jawa Tengah Tebar Hewan Kurban di Magelang

17 Juni 2024 - 14:05 WIB

Jangan Salah Pilih Untuk Gubernur Jawa Tengah

16 Juni 2024 - 16:57 WIB

BUDAYA POLITIK DALAM KONTESTASI PILEG PADA PEMILU 2024

14 Maret 2024 - 09:30 WIB

Keluarga Masyarakat Nelayan Hayati Perjuangkan Nasib Nelayan

2 Februari 2024 - 08:38 WIB

Calon DPD RI Abdul Kholik Targetkan suara 4,5 juta di Jawa Tengah

31 Januari 2024 - 20:01 WIB

Deklarasi Dukung Prabowo – Gibran di Lumbung PDIP Banyumas

28 Januari 2024 - 02:16 WIB

Trending di Lainnya