Menu

Mode Gelap

Lainnya 08:38 WIB ·

Keluarga Masyarakat Nelayan Hayati Perjuangkan Nasib Nelayan


					Keluarga Masyarakat Nelayan Hayati  Perjuangkan Nasib Nelayan Perbesar

 

JAKARTA – Masyarakat Nelayan menyatukan visi deklarasikan organisasi Kesatuan Masyarakat Nelayan Hayati dengan tujuan untuk memperkuat pemberdayaan keluarga nelayan di seluruh Indonesia. Dengan fokus pada peningkatan kemandirian dan keberlanjutan, inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan perubahan positif yang terus berlanjut dalam kehidupan keluarga nelayan. Pada 31 Januari 2024 di Kampung Kerang Hijau Muara Angke Jakarta.

Deklarator Kemala Hayati Azlinda menyebut komitmen organisasi untuk meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian keluarga nelayan melalui upaya yang berkelanjutan.

 

Dalam mencapai visi ini, Kemalahayati merumuskan misi yang berfokus pada tiga pilar utama:
1. Menyuarakan Kepentingan Keluarga Nelayan: Kami berkomitmen untuk menjadi suara bagi keluarga nelayan dalam kebijakan publik. Melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait, kami akan memastikan bahwa kebutuhan dan aspirasi keluarga nelayan menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
2. Mendorong Kesadaran Lingkungan: Kami akan aktif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan keluarga nelayan. Dengan fokus pada praktik perikanan berkelanjutan dan pelestarian ekosistem laut, bertujuan untuk membantu keluarga nelayan mengadopsi praktik yang ramah lingkungan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
3. Mengembangkan Program Pelatihan dan Pendidikan: Melalui program pelatihan dan pendidikan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan keluarga nelayan dalam pengelolaan sumber daya laut. Dengan memberikan akses kepada mereka terhadap pelatihan yang relevan, kami berharap dapat membantu mereka mencapai kemandirian ekonomi dan sosial.

Baca juga:  Puluhan Relawan Bolone Mase Datang Ke Jakarta khusus Hadir Menyaksikan Deklarasi Prabowo Gibran Malam Ini

Kami mengundang semua pihak yang peduli terhadap masa depan keluarga nelayan dan keberlanjutan lingkungan laut untuk bergabung dengan kami dalam upaya ini. Bersama-sama, kita dapat menciptakan dampak positif yang nyata dalam kehidupan mereka dan menjaga keberlanjutan lingkungan laut untuk masa depan yang lebih baik.
Sedangkan menyikapi situasi saat ini terkait kebijakan pemerintah terkhusus pada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang pada akhirnya berimbas pada keluarga nelayan, ini akan terus menjadi perhatian kami, mengingat;
a. Tidak adanya amanat UU Perikanan yang menyatakan untuk membuat PP 11 tahun 2023 tentang PIT (Penangkapan Ikan Terukur) berbasis zona dan kuota, yang jelas membingungkan nelayan.
b. Tidak adanya naskah akademik dan pelibatan publik terkait PP 11 th 2023 dalam penyusunannya, merupakan bentuk tidak siapnya pemerintah dalam pemberlakuannya, terbukti pada poin 3a Surat Edaran Menteri KKP Nomor: 1954/MEN-KP/XI/2023 yang berbunyi: Mengingat pelaksanaan penangkapan ikan terukur berbasis kuota memerlukan
kesiapan, maka ketentuan mengenai kuota penangkapan ikan dan sertifikat kuota penangkapan ikan untuk musim penangkapan ikan tahun 2024 ditunda dan akan dilaksanakan pada musim penangkapan ikan tahun 2025.
c. Masih terus carut marutnya ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak untuk nelayan.

Baca juga:  Jangan Salah Pilih Untuk Gubernur Jawa Tengah

Azlinda menambahkan pernyataan sikap tersebut merupakan keresahan dari masyarakat nelayan atas Efek domino kebijakan Penangkapan Ikan Terukur sangat mempengaruhi kehidupan dan penghidupan keluarga nelayan Indonesia, untuk itu kami akan terus mengingatkan para pembuat kebijakan agar keberpihakan pada masyarakat harus selalu menjadi prioritas.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Sudaryono Calon Gubernur Jawa Tengah Tebar Hewan Kurban di Magelang

17 Juni 2024 - 14:05 WIB

Jangan Salah Pilih Untuk Gubernur Jawa Tengah

16 Juni 2024 - 16:57 WIB

BUDAYA POLITIK DALAM KONTESTASI PILEG PADA PEMILU 2024

14 Maret 2024 - 09:30 WIB

Diskusi Publik Komunitas NGOPI GEMILANG (Ngobrol Politik Gerakan Masyarakat Sipil Magelang) Quo Vadis DPRD Kabupaten Magelang 2024-2029

14 Maret 2024 - 08:03 WIB

Calon DPD RI Abdul Kholik Targetkan suara 4,5 juta di Jawa Tengah

31 Januari 2024 - 20:01 WIB

Deklarasi Dukung Prabowo – Gibran di Lumbung PDIP Banyumas

28 Januari 2024 - 02:16 WIB

Trending di Lainnya