Menu

Mode Gelap

DIY 08:13 WIB ·

Laporan akhir tahun liburan Jogja


					Laporan akhir tahun liburan Jogja Perbesar

BBOneNews.Id – Diambil dari berbagai sumber berita, berikut laporan akhirSetiap libur akhir tahun juga Hari Raya Idul Fitri hampir dipastikan jalanan Yogyakarta pasti macet diserbu mobil wisatawan dari luar kota. Sultan Yogya pun meminta warganya untuk selalu menyesuaikan keadaan, karena memang Yogyakarta adalah salah satu tujuan favorit wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
“Ya enggak usah ngeluh aja, ya seperti kemarin betul yang dikatakan Pak siapa itu, kita jangan ngeluh, kita memasarkan wisata, orang sudah mau datang tapi kita ngeluh, ha pie. Ya jangan ngeluh kalau kita memang berharap orang lain masuk ke Jogja sebagai wisatawan, ya sudah dilakoni ikhlas saja,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Rabu (28/12/2022).

Baca juga:  Lawang Sewu: Museum Kereta Api yang Unik

Berdasarkan pantauan beberapa hari terakhir ini, lalu lintas sejumlah ruas jalan di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya mulai padat pada jam-jam tertentu menjelang akhir tahun ini. Kendaraan bermotor bernomor polisi luar daerah mulai memenuhi ruas jalan Yogyakarta.

Sultan mengklaim pemerintah provinsi dan kabupaten/kota telah berupaya melakukan pengaturan lalu lintas. Salah satunya dengan mengarahkan pengendara agar tak melintasi pusat kota demi mengantisipasi kemacetan.

“Bagaimana yang mereka lewat Jogja tapi tidak berhenti (berwisata) di Jogja ya jangan masuk ke kota. Dalam arti di Prambanan (arus kendaraan) sudah dipecah, tidak perlu masuk kota. Nanti lewat Jalan Solo semua ya sulit. Hal seperti itu sudah selalu kita lakukan,” ujarnya.

Baca juga:  Permintaan Maaf Putra Presiden ke Warga Jogja dan Solo

pengendara agar tak melintasi pusat kota demi mengantisipasi kemacetan.

Sementara Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengakui momen liburan panjang bak dua sisi koin. Satu sisi menggerakkan roda perekonomian berkat kedatangan wisatawan, sisi lain menimbulkan kepadatan lalu lintas imbas pelancong yang membawa kendaraan pribadi.

Banjir wisatawan di pengujung tahun seperti ini, menurut Aji, sudah diprediksi oleh pemerintah daerah maupun pusat. Perputaran uang diperkirakan bahkan mencapai triliunan rupiah.

“Harus kita syukuri juga, Yogyakarta dipercaya masyarakat Indonesia sebagai tempat tujuan wisata. Karena Nataru itu kan semata-mata untuk liburan, beda dengan lebaran untuk silaturahmi juga,” ujar Aji.

Aji mengajak masyarakat DIY menyikapi situasi ini dengan tak ikut terjebak di tengah hiruk pikuk wisatawan. Menurutnya, masyarakat perlu memberi kesempatan kepada para tamu untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Yogyakarta dan sekitarnya.

Baca juga:  Testimoni Khalwat KH Buya Syakur Yasin: PENUH CINTA

Jika tak ada keperluan mendesak, ia mengimbau kepada warganya untuk tetap di rumah atau menetap di satu destinasi wisata untuk waktu yang lama.

“Untuk teman-teman di Jogja, menyesuaikan saja. Daripada berlama-lama di jalan, ya sudah kita berada di satu tempat. Apakah di destinasi wisata kemudian sampai sore, dan seterusnya itu saya rasa pilihan bagi kita. Tapi kalau kita ikut memenuhi, kita nggak bisa menjadi tuan rumah yang baik,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Sinta Kusumaningrum Caleg Wanita Dapil Sleman

12 Oktober 2023 - 21:48 WIB

Heri Waskito dan Kampung Batik Laweyan

14 Agustus 2023 - 11:20 WIB

Program Telur Penanggulangan Stunting Daerah Istimewa Yogyakarta

8 Agustus 2023 - 19:00 WIB

Muscab MPC Bantul Terselenggara Sukses

31 Juli 2023 - 14:35 WIB

Hari Sungai Nasional Menguak Relief candi Borobudur dan Spiritual Sungkem Sungai

28 Juli 2023 - 13:29 WIB

Don Muzakir Didampingi Setyawan Dibroto Memulai Tahun Baru 1445 Hijriyah dengan Perjalanan Spiritual ke Makam Soeharto

19 Juli 2023 - 15:09 WIB

Trending di Jawa Tengah