Menu

Mode Gelap

Jawa Tengah 17:34 WIB ·

Pak Tegel, Sang Maestro Soreng dari Borobudur: Dari Sigug Hingga Kuda Lumping


					Pak Tegel, Sang Maestro Soreng dari Borobudur: Dari Sigug Hingga Kuda Lumping Perbesar

BBOneNews.id,-Borobudur, 27 Juli 2023 – Di balik perbukitan yang indah di Kecamatan Borobudur, tepatnya di desa Sigug, terdapat seorang tokoh yang menjadi kebanggaan bagi warga setempat. Ia adalah Pak Tegel, seorang pemain soreng kawakan yang telah mengukir prestasi gemilang di dunia seni tradisional Jawa.
Laki laki berusia 67 tahun, Pak Tegel telah menjadi ikon Soreng di Borobudur dan sekitarnya. Dalam dunia Soreng, ia dikenal sebagai maestro yang memiliki kemampuan yang luar biasa. Tak heran, beliau sering diundang untuk tampil di berbagai acara dan festival, baik di dalam kota maupun di luar kota.

 

Soreng adalah seni tradisional khas Jawa yang melibatkan gerak tubuh yang lincah dan atraktif. Setiap gerakan memiliki makna dan simbolis yang mendalam, dan dibawakan dengan penuh perasaan. Pak Tegel mampu memukau penonton dengan gerakan-gerakan yang memukau, mengandung makna mendalam, dan tentunya kepiawaian dalam memainkan alat musik tradisional.

Baca juga:  Ribuan Armada Langsir Merapi Menganggur: SPTI Siap Menjadi Bemper Persoalan Armada Langsir Pasir Merapi

Tidak hanya menjadi seorang pemain Soreng yang handal, Pak Tegel juga turut menjaga kelestarian seni tradisional ini dengan membimbing dan mengajarkan kepada generasi muda di desa Sigug. Ia sangat peduli terhadap warisan budaya leluhurnya dan berusaha untuk meneruskan tradisi tersebut agar tidak punah di tengah arus modernisasi.

Bukan hanya menguasai seni Soreng, Pak Tegel juga membuktikan diri sebagai seorang pemimpin dan penggerak masyarakat. Ia memahami bahwa seni tradisional tidak akan berkembang tanpa dukungan dari masyarakatnya. Oleh karena itu, beliau membentuk kelompok pemain soreng di desanya yang beranggotakan 15 orang beserta gamelannya dan satu paket dengan jatilan, serta kuda lumping.

Kuda lumping adalah salah satu seni tradisional yang turut dihidupkan kembali oleh Pak Tegel di desanya. Dalam pertunjukan kuda lumping, ia menggabungkan gerakan-gerakan lincah dari seni soreng dengan atraksi kuda lumping yang menarik. Hal ini menunjukkan betapa Pak Tegel memiliki dedikasi yang tinggi dalam melestarikan berbagai seni tradisional yang hampir terlupakan.

Baca juga:  Komunitas REEI Magelang Peduli Sungai Terdampak Limbah Pabrik

Pak Tegel tidak hanya menjadi idola di desanya, tetapi juga di mata warga sekitar. Ia telah menginspirasi banyak orang dengan dedikasinya dalam melestarikan budaya. Dalam setiap pertunjukan yang dibawakannya, Pak Tegel berhasil menyulap suasana dengan pesonanya yang khas dan memberikan nuansa keceriaan bagi semua penonton.

Kisah hidup Pak Tegel menjadi cerminan bahwa seni tradisional tidak pernah lekang oleh waktu. Lewat usianya yang matang, beliau membuktikan bahwa semangat dan cinta pada budaya leluhur adalah kunci utama dalam melestarikan seni tradisional. Ia adalah bukti hidup bahwa budaya adalah warisan tak ternilai yang harus dijaga dengan penuh rasa cinta dan bangga.

Sebagai warga Borobudur, kita berharap bahwa Pak Tegel terus menginspirasi dan membawa seni soreng dan kuda lumping ke tingkat yang lebih tinggi. Semoga semangatnya untuk melestarikan budaya tradisional menjadi contoh bagi generasi selanjutnya, sehingga nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga dan tumbuh subur di bumi Nusantara.

Baca juga:  Barisan Relawan Gigih Berani Kedu Raya Menguatkan Dukungan terhadap Gibran Sebagai Cawapres 2024

Reporter: ĺ
Editor: mbah Roso

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Avatar badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sudaryono Calon Gubernur Jawa Tengah Tebar Hewan Kurban di Magelang

17 Juni 2024 - 14:05 WIB

Jangan Salah Pilih Untuk Gubernur Jawa Tengah

16 Juni 2024 - 16:57 WIB

BUDAYA POLITIK DALAM KONTESTASI PILEG PADA PEMILU 2024

14 Maret 2024 - 09:30 WIB

Diskusi Publik Komunitas NGOPI GEMILANG (Ngobrol Politik Gerakan Masyarakat Sipil Magelang) Quo Vadis DPRD Kabupaten Magelang 2024-2029

14 Maret 2024 - 08:03 WIB

Keluarga Masyarakat Nelayan Hayati Perjuangkan Nasib Nelayan

2 Februari 2024 - 08:38 WIB

Calon DPD RI Abdul Kholik Targetkan suara 4,5 juta di Jawa Tengah

31 Januari 2024 - 20:01 WIB

Trending di Lainnya