Menu

Mode Gelap

Jawa Timur 08:38 WIB ·

Pondok Pesantren Muhammad Cheng Hoo


					Pondok Pesantren Muhammad Cheng Hoo Perbesar

BBOneNews.ID – Banyuwangi dapat menjadi contoh baik mengenai kerukunan umat antar beragama di Indonesia. Di Banyuwangi terdapat masyarakat dan warga Tionghoa yang bersama-sama mendirikan masjid dan lembaga pendidikan yang bernama masjid Muhammad Cheng Hoo dan pondok pesantren Az-Zikra Muhammad Cheng Hoo.

Masjid tersebut terletak di jalan Sutawijaya nomor 186, kelurahan Sumberejo, kecamatan Banyuwangi. Masjid Cheng Hoo di Banyuwangi ini merupakan masjid Cheng Hoo ke-100 di Indonesia yang telah diresmikan. Sedangkan pondok pesantren Az-Zikra Muhammad Cheng Hoo merupakan pondok pesantren Cheng Hoo pertama diresmikan di Indonesia. Terdapat juga sebuah mushola yang berarsitektur di desa Bagorejo, kecamatan Srono.

Masjid serta pondok pesantren Muhammad Cheng Hoo di Banyuwangi ini berdiri diatas lahan seluas 2,5 hektar. Salah seorang pendiri masjid serta pondok pesantren Cheng Hoo, Khadafi menyatakan bahwa ide pembangunan fasilitas umum dan lembaga pendidikan tersebut muncul begitu saja. Ia mengatakan jika k-pop mereka sering menggelar kegiatan sosial namun tidak memiliki masjid.

Baca juga:  Bali Penghasil Sampah 10 Besar di Indonesia: PELNI Hadirkan Rumah Kelola Sampah di Denpasar Bali

Untuk itu dia mulai berpikir untuk membuat masjid di lahan miliknya seluas 4500 meter persegi. Namun ide tersebut tidak serta merta disampaikan secara terang-terangan. Seiring berjalan waktu, Khadafi bersama KH Ahmad Wahyudi kemudian bertemu rekan-rekan pengurus yayasan masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya. Kemudian muncullah ide untuk membentuk pesantren tersebut.

Kurikulum yang diajarkan pada pesantren tersebut pun beragam. Salah satunya yakni membaca kitab kuning dengan cepat. Bambang Wijayanto selaku dewan penasehat yayasan Muhammad Cheng Hoo Surabaya menyatakan jika masjid tersebut merupakan masjid ke-10 dari yang sebelumnya hanya ada 9 masjid Muhammad Cheng Hoo yang tersebar di Indonesia.

Bambang juga bangga bahwa terdapat pondok pesantren yang menggunakan nama Cheng Hoo. Mata juga merupakan bentuk dakwah kepada masyarakat sekaligus menjadi yang tinggi kerukunan umat beragama di Indonesia.[]

Artikel ini telah dibaca 46 kali

Baca Lainnya

Safari Ramadhan BUMN 2024 Bagikan sembako murah

1 April 2024 - 13:54 WIB

BEM Universitas Ipwija Gunung Putri Bogor Adakan Kajian Gema Toleransi, Hadirkan Habib Husein Bin Muhsin

14 Oktober 2023 - 06:44 WIB

Program Telur Penanggulangan Stunting Daerah Istimewa Yogyakarta

8 Agustus 2023 - 19:00 WIB

Muscab MPC Bantul Terselenggara Sukses

31 Juli 2023 - 14:35 WIB

Kang Maryo, Caleg Gerindra Kabupaten Cilacap: Siap Menangkan Pemilu 2024

22 Juli 2023 - 11:17 WIB

Don Muzakir Deklarasikan Papera di Pasar Kutoarjo, Purworejo Menuju Prabowo Presiden 2024

15 Juli 2023 - 09:18 WIB

Trending di Hot News