Menu

Mode Gelap

Digital & Tekno 15:16 WIB ·

Siapkah Indonesia menerapkan Kendaraan Listrik?


					Siapkah Indonesia menerapkan Kendaraan Listrik? Perbesar

BBOneNews.ID – Apakah kita siap menerapkan kebijakan kendaraan bermotor dengan tenaga listrik? Haruskah sesegera mungkin?

Merunut data dari pemerintah, dari keseluruhan jumlah unit kendaraan bermotor; 120,04 juta adalah sepeda motor. Sebanyak 16,41 juta kendaraan berupa mobil pribadi. Kemudian, ada 5,30 juta kendaraan berjenis truk. Sementara itu, jumlah bus hanya sebanyak 237.566 unit.

Kementerian Perindustrian saat ini sedang mematangkan formula subsidi kendaraan listrik. Disebutkan juga bahwa subsidi tersebut akan diberlakukan mulai Juni 2023.

Sementara itu 80% masyarakat Indonesia menggunakan kendaraan pribadi. Sisanya menggunakan kendaraan umum.

Dari keempat kendaraan bermotor tersebut, sepeda motor yang mengalami pertumbuhan tertinggi setiap tahunnya. Peningkatan jumlah sepeda motor paling tinggi sebesar 6,44% pada 2018. Sementara, bus mencatatkan pertumbuhan terendah di antara kendaraan bermotor lainnya. Peningkatan jumlah bus paling lambat sebesar 0,73% pada 2020.

Baca juga:  Potensi Turbulensi Negara 2023

Tiap tahun, orang yang memiliki kendaraan pribadi terus bertambah. Apalagi jika nanti kebijakan terkait subsidi mobil-motor listrik diaplikasikan negara, tentu jumlah kendaraan akan terus bertambah, beban jalanan akan semakin tinggi.

Menurut sumber berita kebijkan ini, subsidi untuk kendaraan listrik ini tidak kecil. Untuk mobil, ada subsidi Rp 80 JUTA, untuk motor Rp 7 JUTA.

.

Kendaraan listrik lebih ‘bersih’. Tetapi pembuatan baterainya, bahkan sumber listriknya, dari batu bara, jelas masih merusak lingkungan.

Ada satu pertanyaan dari sisi lain mengapa dana subsidi ini tidak digunakan saja untuk pengembangan infrastruktur angkutan umum massal, yang malah lebih berguna untuk orang banyak? Orang-orang yang tinggal di pulau selain Jawa, belum semua menikmati kereta api. Selain di pulau Jawa sendiri juga dikembangkan kereta api massal, bus publik dan sekaligus pembenahan sistem transportasi jalan raya. Atau dijalankan secara bersamaan antara perbaikan layanan dan transportasi publiknya, sambil mempersiapkan transportasi ramah lingkungan.

Baca juga:  OTT KPK Walikota Bandung

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

PT Jawara: Eksibisi Gemilang di Pameran Ina Marine di JI Expo Jakarta

23 Agustus 2023 - 12:09 WIB

Transisi Menuju Dewasa, Seperti Apa Itu?

14 Agustus 2023 - 10:40 WIB

Mengeksplorasi Potensi Anak Muda

14 Agustus 2023 - 10:34 WIB

Kesejahteraan Psikologis Remaja

14 Agustus 2023 - 10:29 WIB

Cara Efektif Mengelola Stres Belajar

14 Agustus 2023 - 10:11 WIB

Mengembangkan Rasa Percaya Diri pada Generasi Muda

14 Agustus 2023 - 10:06 WIB

Trending di Digital & Tekno